·
JUDUL : ICE
BREAKING KE-1 “STRIP FIVE”
· TUJUAN : MELATIH
KONSENTRASI PESERTA DIDIK AGAR DAPAT MERESPON SESUATU DAN JUGA DAPAT BERTINDAK SESUAI
PERATURAN YANG DIINSTRUKSIKAN OLEH KONSELOR/ MOTIVATOR
·
LANGKAH-LANGKAH
ICE BREAKING
1. Konselor
mempersilahkan peserta didik untuk berdiri dan melingkar
2. Peserta
didik diminta untuk berhitung secara berurutan ataupun acak sesuai peserta yang
ditunjuk oleh konselor/ motivator. Setiap peserta didik yang mendapatkan
kelipatan LIMA, peserta didik harus berteriak DOOR!
Misalnya: 1, 2, 3, 4, DOOR, 6, 7,
8, 9, DOOR, 11, 12, 13, 14, DOOR, 16, 17, 18, 19, DOOR. 21, 22, 23, 24, DOOR,
dan seterusnya.
3. Peseta
didik yang salah mengucapkan nomornya, terlambat mengucapkan angka lanjutan,
salah mengucapkan angka yang dilarang (Yaitu 5), maka peserta didik tersebut
diminta maju ke depan dan pada akhir ice breaking dikumpulkan dan diberi sanksi
bias berupa: menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh konselor/
motivator, bernyayi dan seterusnya. Sedangkan dalam video kali ini konselor/
motivator memberikan sanksi bermain MANAGE THE CHANGE.
·
POINT
BELAJAR (LEARNING POINT) YANG DIPEROLEH
Melatih
konsentrasi dan keselarasan antara ucapan angka yang diharuskan menyebutkan
dengan angka yang dilarang. Peserta didik yang melakukan hal yang sama secara
berulang-ulang maka daya konsentrasi akan semakin berkurang, dengan ice
breaking ini, hendaknya peserta selalu siap berkonsentrasi agar tidak melakukan
kesalahan.
·
JUDUL : ICE
BREAKING KE-2 “MANAGE THE CHANGE”
·
TUJUAN : MEMBERIKAN
INFORMASI YANG TEPAT AGAR SESUAI DENGAN TUJUAN YANG AKAN DICAPAI DAN SETIAP
ANGGOTA MEMAHAMI APA YANG MENJADI INSTRUKSI OLEH MANAGER/ PEMIMPIN
·
LANGKAH-LANGKAH
ICE BREAKING
1. Peserta
didik yang terkena sanksi dalam ice breaking ke-1 dikelompokkan sekitar 1 – 10
peserta (boleh lebih)
2. Dari
10 peserta diambil 1 peserta didik yang dijadikan sebagai manager/ pemimpin
untuk menginstruksikan anggotanya
3. Manager/
pemimpin tersebut diberi lembaran yang berisikan kata-kata sesuai materi yang
disampaikan oleh konselor. Sedangkan untuk anggota yang lain diminta untuk
membalikkan badan membelakangi manager/ pemimpinnya
4. Setelah
manager/ pemimpin menerima lembaran tadi diminta untuk membaca didalam hati dan
menghafalkan kata-kata tersebut. Setelah dikira sudah hafal manager/ pemimpin
diminta untuk menyampaikan kata-kata secara berbisik tadi tanpa ada salah dan
berlanjut sampai anggota yang paling akhir. Anggota yang paling akhir diminta
mengucapkan apa kata-kata yang dibisikkan dari anggota sebelumnya secara benar.
5. Kemudian
jika anggota akhir salah/ tidak sesuai kata-kata yang diharapkan, maka konselor
mengecek anggota sebelumnya sampai kembali lagi ke manager/ pemimpin untuk mengkroscek
kesalahan dari anggota yang mana dalam menyampaikan kata-kata yang
diinstruksikan manager/ pemimpin.
·
POINT
BELAJAR (LEARNING POINT) YANG DIPEROLEH
Melatih daya ingat antar anggota dan memahami instruksi dari manager/ pimpinan. Dan dari ice breaking ini menjadikan anggota atau peserta didik tidak termakan informasi-informasi hoax atau informasi yang tidak berdasarkan langsung oleh narasumber/ orang pertama. Dan jika peserta didik mendapat informasi yang belum akurat jangan diterima secara langsung sebelum ada buktinya.
Video bisa dilihat dibawah ini: